Magetan- Calon Anggota Dewan dari partai Demokrat di lingkup Daerah, Propinsi maupun pusat harus memiliki etos kerja tinggi dalam menyongsong tahun politik 2014. Etos kerja dimaksud adalah memiliki basic social(Human Interest) baik itu di lingkungan sendiri, maupun lingkungan sekitar, sehingga punya nilai manfaat bagi semuanya.
Hal tersebut diungkapkan pengurus Dewan pimpinan pusat partai Demokrat, Bonggas Adi Chandra saat memberikan pemantapan Bacaleg Partai Demokrat Kabupaten Magetan pada, selasa,28/5/13, di kantor DPC Partai demokrat magetan, jalan Karya Dharma.
Pertemuan tersebut untuk memberikan pemantapan bagi calon anggota legislatif magetan agar mulai sekarang melakukan pemetaan politik di wilayahnya masing- masing. Ada beberapa hal yang harus di perhatikan oleh para calon dalam menghadapi Pileg 2014 mendatang.” untuk menarik simpati masyarakat, tidak selalu benar jika ada anggapan dengan uang suara bisa di beli. Gubernur jawa timur di awal pemilihan waktu itu, siapa yang sangka jika mayoritas pemilih memilihnya” jelas Bonggas.
Di tengah- tengah tahun politik seperti saat ini, prilaku politik dalam masyarakat sudah pintar, mereka sekarang sudah mulai bisa memberikan nilai kepada sosok calon siapa yang akan dipilihnya, maka dari itu, Ketokohan sangat berperan penting dalam kancah perpolitikan di negeri Indonesia saat ini, khususnya di Magetan. “ maka dari itu, kita harus bergerak bersama – sama rakyat, dekati mereka, berikan informasi tentang program- program pro rakyat yang saat ini sudah di turunkan dan yang sedang berjalan ,Program- program tersebut adalah programnya pemerintahan pusat, maupun propinsi yang di berikan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat’ imbuh bonggas.
Pertemuan dengan 45 Bacaleg dan pengurus DPC tersebut berlangsung sekitar 3 jam , selain pemantapan, DPP Demokrat juga melakukan tanya jawab seputar kesiapan masing- masing Calon. Usai melakukan pemantapan Calon anggota Dewan Magetan, rombongan DPP yang di wakili oleh Bonggas tersebut menuju ke Ngawai untuk melakukan hal serupa. Maksum