MAGETAN – Keberadaan  Griya Aspirasi Edhie Baskoro Yudhoyono (EBY) Kabupaten Magetan semenjak mundurnya sosok EBY dari keanggotaan DPR RI malah terlihat eksistensinya. Tim Griya Aspirasi EBY Kabupaten Magetan di bawah Koordinator Kabupaten (Korkab), Agus Suprayitno malah semakin intensif melakukan silaturahmi kepada masyarakat. Terbukti, Minggu (24/3)  Tim EBY Korkab Magetan dan Lembaga Kajian Jurnalistik Sinergis (LeKaJuSi) menggelar Pendidikan dan Latihan (Diklat) Jurnalistik  bagi pemula di Griya Aspirasi EBY Magetan.

Acara secara resmi dibuka oleh Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Magetan, Hartoto. Pada kesempatan tersebut, Hartoto mengucapkan terima kasih kepada Sekjen DPP Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono yang selalu hadir menyapa masyarakat. “Sosok Mas Ibas adalah panutan pemimpin kita, terbukti pada kesempatan ini mengadakan kegiatan Diklat Jurnalistik secara gratis bagi pemula di Bumi Magetan,” kata Hartoto.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada segenap EBY Team Dapil VII yang selalu bersinergis dalam membesarkan Partai Demokrat. Lebih lanjut, Hartoto juga meminta doa’ restu kepada para peserta terkait pencalonannya sebagai Calon Wakil Bupati (Cawabup) yang diusung oleh Partai Demokrat, PAN, Partai Patriot dan beberapa partai lainnya yang berpasangan dengan Cabup Djoko Prabowo.

Peserta Diklat Jurnalistik sebanyak  200  orang peserta, yang terdiri dari berbagai kalangan, seperti mahasiswa, pelajar, anggota organisasi kemasyarakatan,  organisasi keagamaan, santri, ustadz, guru, anggota karangtaruna, anngota IPNU/IPPNU serta tokoh masyarakat dari  18  kecamatan yang ada di Magetan.

Menurut Agus Suprayitno selaku Korkab EBY Team Magetan, pihaknya merupakan kepanjangan tangan dari  Ibas di Magetan. Selain menggelar berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat, seperti membantu kelompok komunitas, Usaha Kecil Menengah (UKM), pengajian dan doa’ bersama serta beberapa program unggulan lainnya, EBY Team Magetan juga mencoba bersilaturahmi dengan generasi muda. “Salah satunya dengan menggelar Diklat Jurnalistik selama sehari,” papar Agus Suprayitno.

Dia menegaskan, Diklat Jurnalistik dilaksanakan dengan harapan bisa memberikan pengetahuan terkait kejurnalistikan bagi pemula. “Ini sangat bermanfaat bagi para remaja untuk menyalurkan hobi tulis menulis,” ungkapnya. EBY Team Magetan  bekerjasama dengan Lembaga Kajian Jurnalistik Sinergis (Lekajusi) yang selama ini menerbitkan Majalah Bulanan Sinergis. Majalah Sinergis merupakan majalah aspirasi milik Ibas yang edar di Dapil VII Jawa Timur dan Jakarta. Bahkan dalam majalah tersebut, Edhie Baskoro Yudhoyono bertindak sebagai pemimpin umumnya.

Sementara itu Koordinator Dapil Jatim VII, Griya Aspirasi EBY, Candra Adi menginginkan dengan diselenggarakannya diklat jurnalistik akan menjadi media pemersatu semua elemen. Pun, peserta diklat yang semula buta akan dunia kewartawanan tersebut, akan menjadi lebih paham. Utamanya, tentang proses pembuatan berita dan bagaimana menjadi wartawan yang ideal. “Saya berharap para peserta diklat yang mayoritas dari aktivis mahasiswa, bisa mencermati materi-materi yang disampaikan para narasumber,” ujar Candra Adi disela-sela acara.

Sedangkan Frend Mashudi, Koordinator Liputan Media Sinergis menegaskan, kegiatan diklat jurnalistik akan terus diselenggarakan secara bergantian di wilayah Dapil VII Jatim. Yang meliputi Kabupaten Pacitan, Ngawi, Trenggalek, Magetan, dan Ngawi. “Kami road show di lima kabupaten. Semoga dengan kegiatan tersebut masyarakat akan lebih paham dengan dunia kewartawanan,” papar Frend Mashudi.

Materi Diklat Jurnalistik yang diberikan meliputi materi dasar jurnalistik, lay out dan design grafis serta jurnalistik foto. Adapun pematerinya didatangkan dari Redaksi Sinergis, yaitu Frend Mashudi, Yuniardi Sutondo serta Hery Purnomo ‘Kirun’.  Tampak juga memberi materi adalah seorang jurnalis kawakan, Siswo Widodo (Jurnalis Antara News). Peserta juga mendapatkan sertifikat Diklat Jurnalistik. “Ini baru pertama kali, ada seorang politikus yang menggelar Diklat Jurnalistik,” ujar Wardianto, anggota IPNU Magetan.

Senada dengan   Wardianto, Muqorobin, Mahasiswa STAIN juga mengaku bangga dengan Diklat Jurnalistik. “Kita bisa mengenal tata cara membuat berita serta menyajikannya dengan baik,” aku Muqorobin, yang diamni Yunita, pelajar yang ikut dalam Diklat Jurnalistik tersebut.  Rencananya Diklat Jurnalistik juga akan digelar di Trenggalek dan Ngawi. Acara sebelumnya juga digelar di Pacitan dan Ponorogo. (Frend/Maksum/Muh. Nurcholis)