JAKARTA- Menjadi negara yang menghadirkan pangan secara mandiri dan berdaulat merupakan suatu cita-cita nasional yang perlu keseriusan dalam pengelolaannya. Berkaitan dengan hari pangan sedunia yang jatuh pada 16 Oktober kali ini, Ketua Fraksi Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono berharap pemerintah secara serius mengembangkan teknologi pangan agar ketersediaan pangan Indonesia meningkat.

Ibas menegaskan hari pangan sedunia dimaksudkan agar menjadi pengingat akan pentingnya ketersediaan pangan bagi keberlangsungan hidup manusia.” Pemerintah harus bijak dalam pengadaan impor pangan, tanpa melihat dampak krusial bagi masyarakat, sebab persoalan pangan bukanlah persoalan yang sepele,” ujarnya Selasa (16/10/2018).

Berkaitan dengan pangan, nasib petani juga menjadi persoalan yang juga perlu jadi perhatian, Ibas juga menuturkan akibat Impor kehidupan petani menjadi terancam.” Petani menjadi aspek penting dalam ketersediaan pangan nusantara, mereka juga perlu menjadi perhatian, jadi pembatasan impor mesti dibarengi dengan regulasi yang tak memberatkan produktifitas petani,” ucap Anggota Komisi X DPR RI ini.

Ibas mengingatkan capaian program pemerintah saat ini yang tertuang dalam Nawacita.” Dalam Nawacita tertuang, Mewujudkan Kemandirian Ekonomi dengan Menggerakkan Sektor-sektor Strategis Ekonomi Domestik, menitikberatkan pada upaya mewujudkan Kedaulatan Pangan dan Mensejahterakan Petani, jadi kedua hal tersebut tidak boleh terpisah,” ungkap Mahasiswa Doktoral Intitut Pertanian Bogor (IPB) ini.

Ibas berharap dalam rangka Hari Pangan Sedunia ini, kesejahteraan petani menjadi lebih meningkat, juga regenerasi petani perlu menjadi hal yang perlu juga diperhatikan.” Semoga dengan hari peringatan pangan sedunia, nasib petani lebih maju hingga keseluruh anak cucu mereka, pangan kita tercukupi petani makmur sejahtera,” tutupnya.