Ponorogo – Anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) turut prihatin dengan musibah kebakaran hutan yang terjadi di Ponorogo. Dilaporkan,  4 korban tewas akibat kebakaran hutan pinus Perhutani KPH Lawu DS di wilayah Desa Ngilo-Ilo, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo. “Kita turut berbelasungkawa yang mendalam atas musibah ini. Kita juga prihatin, peristiwa kebakaran lahan masih terus berlanjut di sejumlah daerah,” ujar Ibas di Jakarta. 
 
Sehari setelah kejadian kebakaran yang menewaskan 4 orang warga Ponorogo tersebut, Griya Aspirasi Edhie Baskoro Yudhoyono Kabupaten Ponorogo langsung mengunjungi keluarga ke empat korban tewas tersebut.
 
Tidak sekedar menyampaikan duka cita, Ibas melalui Tim Griya Aspirasi juga sempat memberikan sejumlah santunan kepada para keluarga korban. Bantuan berupa uang diserahkan oleh Koordinator Tim EBY Candra Adi didampingi Korkab EBY Ponorogo, Didik Suwito dan jajaran tim lainnya, Jum’at (30/10). 
Untuk korban Faijun (25 th) diterima ayah korab, Sutrisno. Sementara bantuan untuk korban Jaimun  (44 th) diterima oleh istri korban, Sriatin didampingi anak korban. Sementara bantuan untuk korban Budianto  (30 th) diterima oleh Darmini didampingi putra semata wayangnya, Rifai. Ketiga korban merupakan warga RT 03/01 Dusun Blimbing, Desa Ngilo-Ilo, Kecamatan Slahung. 
 
Tampak ikut mendampingi penyerahan santunan adalah Kepala Desa Ngilo-Ilo, Suryaningsih bersama perangkat desa disaksikan Muspika Slahung dan Polisi Hutan wilayah Lawu DS. Sementara santunan untuk korban Suyitno, (43 th) yang juga  mandor Perhutani yang beralamat di Dukuh Tanggungrejo, Desa Karangpatihan Kecamatan Balong diterima isteri korban disaksikan Kepala Desa Karangpatihan, Eko Mulyadi.
 
“Kami mewakili Mas Ibas ikut berbelasungkawa atas musibah yang menimpa tiga warga Desa Ngilo-Ilo, Kecamatan Slahung dan satu warga Desa Karangpatihan, Kecamatan Balong yang menjadi korban atas kebakaran hutan pinus kemarin, semoga beliau-beliau menjadi pahlawan karena meninggal disaat memadamkan kebakaran hutan,” ucap Candra Adi mewakili Ibas.
 
Dia menambahkan bahwa kepedulian Mas Ibas atas musibah ini jangan dilihat nilainya karena memang ini semua adalah musibah dan cobaan untuk seluruh masyarakat Indonesia. “Semoga kabut asap pekat yang menyelimuti hampir seluruh nusantara segera teratasi,” harapnya.