Agenda SBY Tour De Java dilakukan Partai Demokrat (PD) untuk menyerap aspirasi rakyat. Di Tasikmalaya, Ketua Komite Pemenangan Pemilu PD Edhie Baskoro (Ibas) sempat mendengarkan keluhan masyarakat.

Rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketum PD Susilo Bambang Yudhoyono ini di Tasikmalaya mengunjungi pasar kerajinan Rajapolah. Sama halnya dengan SBY dan Ibu Ani Yudhoyono yang mengunjungi toko-toko, Ibas pun melakukan hal yang sama.

Saat mendatangi sejumlah pedagang di Pasar Rajapolah, Ibas ditemani oleh Ketua DPP Didik Mukrianto. Keduanya sempat berbincang dan menampung sejumlah aspirasi warga.

“Daya beli masyarakat turun, perekonomian tidak membaik. Tidak ada respon dari pemerintah. Kami merasa belum pernah tersentuh oleh program pemerintah,” ungkap pengelola toko di Pasar Rajapolah, Rizki kepada Ibas dan Didik, Rabu (9/3/2016).

Rizki pun merasa belum tersentuh dari program pemerintah saat ini. Ia juga berharap agar pemerintah dapat membuat program yang tetap sasaran, khususnya di sektor ekonomi menengah ke bawah.

“Kita pelaku ekonomi di lapangan banyak yang tutup setelah pergantian presiden. Pendapatan perkapita turun. Kita berharap agar bapak yang di DPR bisa menyampaikan hal ini ke presiden pak,” ujar Rizki.

Ibas dan Didik yang sama-sama anggota DPR RI berjanji akan menyalurkan aspirasi Rizki melalui parlemen. Fraksi PD di DPR akan berusaha mengingatkan pemerintah akan kondisi perekonomian rakyat yang mereka
temui dalam Tour De Java ini.

Ibas sendiri menyatakan, maksud dari roadshow PD yang dilakukan selama 13 hari memang menyasar untuk menampung aspirasi masyarakat. Harapannya adalah agar partai berlambang Mercy tersebut dapat membantu
pemerintah mencari solusi dari permasalahan-permasalahan yang masih ada di tengah-tengah rakyat.

“Kita ingin melihat dan mendengar apa yang dirisaukan masyarakat. Ini merupakan bagian dari bagaimana Demokrat hadir untuk memberi solusi,” kata Ibas.

“Kita melihat potensi besar di pasar ini. Hasil-hasil industri dan kerajinannya sangat bagus dan bisa menjadi kebanggaan. Tadi kita berdialog dengan beberapa penjual memang sekarang agak sedikit pengunjungnya, saya harap tidak berdampak lebih lanjut,” sambung Ketua Fraksi PD itu.

Di tengah-tengah menyerap aspirasi pedagang, Ibas sempat membeli sejumlah barang kerajinan. Beberapa di antaranya diperuntukkan untuk sang istri tercinta, Aliya Rajasa, serta kedua anaknya, Airlangga dan Sakti.

“Haha iya belanja oleh-oleh untuk istri dan anak. Ada bola takraw anyaman. Ada bungkus tisue dari rotan dan ada mainan klentengan music untuk anak supaya mereka mengenal produk dalam negeri,” tutur Ibas.

Putra kedua SBY dan Ibu Ani itu memang sempat mencoba mainan maracas dan membelinya seharga Rp 30 ribu. Ibas memang ikut dalam program Tour de Java sejak hari pertama. Untuk dirinya sendiri, ia membeli udeng
khas Sunda seharga Rp 40 ribu dan langsung memakainya.

“Ini saya juga beli udeng. Kalau harga masih terjangkau. Lagi pula kan ini kreativitas anak bangsa, nggak bisa dikukur dari mahal atau murahnya. Jadi agar kita bisa menghargai kreativitasnya, dengan begini industri rumah tangga bisa hidup,” tutup Ibas.